Tampilkan postingan dengan label Cisco. Tampilkan semua postingan
Hai teman-teman hari ini saya akan posting
masih tentang cisco packet tracer akan tetapi sekarang kita bahas
tentang konfigurasi HSRP pada cisco packet tracer, agar lebih jelasnya
simak penjelasan berikut.
Pengertian Port-Security
port security adalah sebuah trafik kontrol yang bekerja di layer 2
data link. berfungsi untuk mendaftarkan dan membatasi perangkat end
devices mana saja yang dapat terkoneksi pada suatu port di switch
tersebut.
Latar Belakang
Ingin memberikan pengaman pada port yang diinginkan agar tidak dapat di gunakan oleh orang lain/PC lain.
Maksud dan Tujuan
Maksud dan tujuannya adalah menyetting port-security pada cisco packet tracer.
Alat dan Bahan
- Software Cisco packet tracer
- Laptop/PC
Langkah Konfigurasi
Dari topologi diatas kita ingin mengkonfigurasikan port security pada PC0, adapun langkah-langkahnya sebagai berikut:
- Langkah pertama adalah menyetting port yang akan di beri security disini saya akan memberi security pada port FastEthernet0/1, Langkahnya seperti ini:
Switch0 Switch>enable
Switch0 Switch#configure terminal
Switch0 Switch(config)#int fa0/1
Switch0 Switch(config-if)#sw mode acc
Switch0 Switch(config-if)#sw port-security
Switch0 Switch(config-if)#sw port-security mac-address 00E0.B0D0.6D49 (Mac Address pada PC0)
Switch0 Switch(config-if)#sw port-security mac-address sticky
Switch0 Switch(config-if)#sw port-security violation restrict
Switch0 Switch(confih-if)exit
- Setelah itu beri alamat IP pada tiap-tiap PC yang tersedia.
#PC0 IP address: 192.168.1.1 Netmask: 255.255.255.0
#PC1 IP address: 192.168.1.1 Netmask: 255.255.255.0
#PC2 IP Address: 192.168.1.2 Netmask: 255.255.255.0
- Jika sudah kita tes ping dari PC0 ke PC2 hasilnya pasti berhasil.
- Coba kita pindahkan kabel dari PC0 ke PC1.
- Kemudian tes ping dari PC1 ke PC2 hasilnya sudah pasti gagal, karena port itu kita sudah konfigurasi port security dan hanya dapat di gunakan untuk PC yang mac addresnya sudah tersimpan pada port tersebut yaitu PC0 saja.
Hasil dan Kesimpulan
Hasilnya adalah kabel yang berada pada port fastethernet0/1 yang
digunakan pada PC0 tidak dapat digunakan pada PC lainnya (PC1) walaupun
alamat IP nya sama, jadi port itu hanya dapat digunakan untuk PC0 saja.
Penutup
Demikianlah sedikit penjelasan tentang konfigurasi port-security pada cisco
packet tracer semoga saja bermanfaat untuk kalian semua, selamat mencoba
semoga berhasil.
Tuhan memberkati..
Konfigurasi Port-Security Pada Cisco Packet Tracer
Hai teman-teman
dikesempatan hari ini saya akan posting masih tentang cisco packet tracer akan tetapi
sekarang kita bahas tentang konfigurasi HSRP pada cisco packet tracer,
agar lebih jelasnya simak penjelasan berikut.
Router1 Router1(config)#interface GigabitEthernet0/0
Router1 Router1(config-if)#ip add 192.168.1.3 255.255.255.0
Router1 Router1(config-if)#no shutdown
Router1 Router1(config-if)#duplex auto
Router1 Router1(config-if)#speed auto
Router1 Router1(config-if)#standby version 2
Router1 Router1(config-if)#standby 1 ip 192.168.1.1
Router1 Router1(config-if)#exit
Router1 Router1(config)#interface GigabitEthernet0/1
Router1 Router1(config-if)#ip address 192.168.2.2 255.255.255.0
Router1 Router1(config-if)#no shutdown
Router1 Router1(config-if)#duplex auto
Router1 Router1(config-if)#standby version 2
Router1 Router1(config-if)#standby 1 ip 192.168.2.1
Router1 router1(config-if)#exit
- Langkah terakhir adalah tes ping dari laptop0 ke laptop1 jika ping pertama masih gagal coba tes ping lagi jika berhasil berarti konfigurasinya sudah benar.
Pengertian HSRP
HSRP adalah metode standar untuk memberikan ketersediaan jaringan
yang tinggi dengan menyediakan First-hop redundancy untuk IP host pada
LAN IEEE 802 dikonfigurasi dengan default gateway IP address. Sebuah
jaringan dengan High availability menyediakan sarana alternatif yang
mana semua infrastructure paths dan key server dapat diakses setiap
saat. Hot Standby Router rotocol (HSRP) adalah salah satu fitur
perangkat lunak tersebut yang dapat dikonfigurasi untuk menyediakan
Layer 3 redundansi untuk network host.
Ini memungkinkan dua router interface untuk bekerja sama untuk
menyajikan penampilan satu virtual router atau default gateway untuk
host di LAN. Jadi dengan kata lain ketika salah satu router yang
terconfigure dalam Hsrp nya down maka Link pada jaringan tersebut tetap
berjalan, dikarenakan ip gateway yang di kenal si host adalah ip nya
virtual router.
Latar Belakang
Ingin mengkonfigurasikan HSRP pada 2 buah router yang ada agar bisa
bergantian 1 sama lain, jika router 1 dinonaktifkan maka router2 akan
aktif secara otomatis.
Maksud Dan Tujuan
- Setting HSRP pada router
- membuat router1 aktif dan router2 standby
Alat Dan Bahan
- Software Cisco Packet Tracer
- Laptop/PC
- Ebook konfigurasi
Langkah Konfigurasi HSRP
Dari topologi diatas kita akan konfigurasikan HSRP pada tiap-tiap router langkahnya sebagai berikut:
- Langkah pertama beri alamat IP pada GigabitEthernet dan setting HSRP yang ada di Router0, adapun langkahnya seperti berikut:
Router0 Router0(config)#interface GigabitEthernet0/0
Router0 Router0(config-if)#ip add 192.168.1.2 255.255.255.0
Router0 Router0(config-if)#no shutdown
Router0 Router0(config-if)#duplex auto
Router0 Router0(config-if)#speed auto
Router0 Router0(config-if)#standby version 2
Router0 Router0(config-if)#standby 1 ip 192.168.1.1
Router0 Router0(config-if)#standby 1 priority 120
Router0 Router0(config)#interface GigabitEthernet0/0
Router0 Router0(config-if)#ip add 192.168.1.2 255.255.255.0
Router0 Router0(config-if)#no shutdown
Router0 Router0(config-if)#duplex auto
Router0 Router0(config-if)#speed auto
Router0 Router0(config-if)#standby version 2
Router0 Router0(config-if)#standby 1 ip 192.168.1.1
Router0 Router0(config-if)#standby 1 priority 120
Router0 Router0(config-if)#standby 1 preempt
Router0 Router0(config-if)#exit
Router0 Router0(config)#interface GigabitEthernet0/1
Router0 Router0(config-if)#ip address 192.168.2.2 255.255.255.0
Router0 Router0(config-if)#no shutdown
Router0 Router0(config-if)#duplex auto
Router0 Router0(config-if)#speed auto
Router0 Router0(config-if)#standby version 2
Router0 Router0(config-if)#standby 2 ip 192.168.2.1
Router0 Router0(config-if)#standby 2 priority 120
Router0 Router0(config-if)#standby 2 preempt
Router0 Router0(config-if)#exit
Router0 Router0(config-if)#exit
Router0 Router0(config)#interface GigabitEthernet0/1
Router0 Router0(config-if)#ip address 192.168.2.2 255.255.255.0
Router0 Router0(config-if)#no shutdown
Router0 Router0(config-if)#duplex auto
Router0 Router0(config-if)#speed auto
Router0 Router0(config-if)#standby version 2
Router0 Router0(config-if)#standby 2 ip 192.168.2.1
Router0 Router0(config-if)#standby 2 priority 120
Router0 Router0(config-if)#standby 2 preempt
Router0 Router0(config-if)#exit
- Kemudian Setting IP dan HSRP juga ada router1 langkahnya seperti dibawah ini:
Router1 Router1(config)#interface GigabitEthernet0/0
Router1 Router1(config-if)#ip add 192.168.1.3 255.255.255.0
Router1 Router1(config-if)#no shutdown
Router1 Router1(config-if)#duplex auto
Router1 Router1(config-if)#speed auto
Router1 Router1(config-if)#standby version 2
Router1 Router1(config-if)#standby 1 ip 192.168.1.1
Router1 Router1(config-if)#exit
Router1 Router1(config)#interface GigabitEthernet0/1
Router1 Router1(config-if)#ip address 192.168.2.2 255.255.255.0
Router1 Router1(config-if)#no shutdown
Router1 Router1(config-if)#duplex auto
Router1 Router1(config-if)#standby version 2
Router1 Router1(config-if)#standby 1 ip 192.168.2.1
Router1 router1(config-if)#exit
- Langkah terakhir adalah tes ping dari laptop0 ke laptop1 jika ping pertama masih gagal coba tes ping lagi jika berhasil berarti konfigurasinya sudah benar.
Hasil Dan Kesimpulan
Hasilnya adalah router1 dan router 2 telah dikonfigurasi HSRP dan
kesimpulannya kedua router dapat bergantian jika router yang satu
dinonaktifkan maka router satunya secara otomatis dapat aktif dengan
sendirinya.
Penutup
Demikianlah sedikit penjelasan tentang konfigurasi HSRP pada cisco
packet tracer semoga saja bermanfaat untuk kalian semua, selamat mencoba
semoga berhasil.
Tuhan memberkati..
Referensi:
Konfigurasi HSRP Pada Cisco Packet Tracer
Hai teman-teman kali ini saya akan posting
tentang bagaimana cara konfigurasi RIPV2 pada Cisco Packet
Tracer, agar lebih jelasnya simak penjelasan berikut.>_<
Dari Topologi diatas dapat kita konfigurasikan routing dynamic dengan RIPV2:
- Langkah Pertama buat IP loopback dan berikan alamat IP pada tiap Serial Port yang ada pada router adapun langkahnya seperti berikut:
Pada Router1:
Pada Router2:
Pada Router3:
Pada Router4:
Pengertian RIP
Routing Information Protocol (RIP) adalah sebuah protokol routing
dinamis yang digunakan dalam jaringan LAN (Local Area Network) dan WAN
(Wide Area Network). Oleh karena itu protokol ini diklasifikasikan
sebagai Interior Gateway Protocol (IGP). Protokol ini menggunakan algoritma Distance-Vector Routing. Pertama kali didefinisikan dalam RFC 1058 (1988). Protokol ini telah dikembangkan beberapa kali, sehingga terciptalah RIP Versi 2 (RFC 2453).
Kedua versi ini masih digunakan sampai sekarang, meskipun begitu secara
teknis mereka telah dianggap usang oleh teknik-teknik yang lebih maju,
seperti Open Shortest Path First (OSPF) dan protokol OSI IS-IS. RIP juga telah diadaptasi untuk digunakan dalam jaringan IPv6, yang dikenal sebagai standar RIPng (RIP Next Generation / RIP generasi berikutnya), yang diterbitkan dalam RFC 2080 (1997).
Latar Belakang
Latar belakangnya adalah untuk konfigurasi routing dynamic dengan RIP Versi 2
Alat Dan Bahan
- Software Cisco Packet Tracer
- Laptop/PC
Latar Belakang
Latar belakangnya adalah untuk konfigurasi routing dynamic dengan RIP Versi 2
Alat Dan Bahan
- Software Cisco Packet Tracer
- Laptop/PC
Langkah Konfigurasi RiPV2
Dari Topologi diatas dapat kita konfigurasikan routing dynamic dengan RIPV2:
- Langkah Pertama buat IP loopback dan berikan alamat IP pada tiap Serial Port yang ada pada router adapun langkahnya seperti berikut:
Pada Router1:
Pada Router2:
Pada Router3:
Pada Router4:
- Langkah selanjutnya adalah mengkonfigurasikan RIP Versi 2 pada
tiap-tiap router agar antara router dapat saling terhubung/ping, adapun
langkahnya seperti ini:
- Langkah terakhir tes ping antara router jika hasil pingnya "successfully" berarti konfigurasi anda berhasil.
Hasil Dan Kesimpulan
Hasilnya adalah antara router 1 dan 2 dapat melakukan ping dan begitu juga ke router yang lainnya dapat melakukan ping dengan sukses.
Hasilnya adalah antara router 1 dan 2 dapat melakukan ping dan begitu juga ke router yang lainnya dapat melakukan ping dengan sukses.
Penutup
Demikianlah sedikit penjelasan yang dapat saya berikan untuk saat ini
semoga saja bermanfaat. Selamat mencoba semoga berhasil Tuhan Memberkati.












