Tampilkan postingan dengan label BLC TELKOM. Tampilkan semua postingan

Hay teman-teman, dikesempatan kali saya akan ponting tentang Langkah Install Moodle pada LocalHost Linux Mint. Lebih lanjutnya kita simak Langkah Install Moodle tersebut:

A. Pengertian
    MOODLE (singkatan dari Modular Object-Oriented Dynamic Learning Environment) adalah paket perangkat lunak yang diproduksi untuk kegiatan belajar berbasis internet dan situs web yang menggunakan prinsip social constructionist pedagogy. MOODLE merupakan salah satu aplikasi dari konsep dan mekanisme belajar mengajar yang memanfaatkan teknologi informasi, yang dikenal dengan konsep pembelajaran elektronik atau e-learning. Moodle dapat digunakan secara bebas sebagai produk sumber terbuka (open source) di bawah lisensi GNU. Moodle dapat diinstal di komputer dan sistem operasi apapun yang bisa menjalankan PHP dan mendukung database SQL.

B. Latar Belakang
   Latar Belakang sebuah Moodle yaitu sehingga kita dapat mengetahui cara pemakaian,Funsi dan untuk belajar lebih banyak tentang Moodle pada LocalHost Linux Mint

C. Maksut dan Tujuan
  Adapun Maksut dan Tujuannya yaitu untuk orang-orang dari dunia pendidikan mempunyai banyak pilihan dalam memanfaatkan teknologi tersebut untuk pembelajaran

D. Alat dan Bahan
- Moodle
- Jaringan Internet
-Leptop/pc
E. Waktu Pelaksanaan
     Adapun Waktu yang saya butuhkan untuk melaksanakaninstalasi Moodle adalah

F. Langkah Konfigurasi
- Hal Pertama yang harus dilakukan adalah download file moddlenya di situs ini.
- Setelah didownload buka terminal untuk mengcopy file moodle tadi ke dalam direktori /var/www/html, dengan perintah:
#cp moodle.zip /var/www/html/
- Jika sudah kita masuk ke direktori html dengan perintah:
#cd /var/www/html/
- Kemudian kita ekstrak file moodle yang sudah di copy tadi dengan perintah:
#unzip moodle.zip
- Jika sudah langkah selanjutnya adalah kita beri hak akses pada moodle:
#chmod -R 755 /var/www/html/moodle
#chown -R www-data.www-data /var/www/html/moodle/
 - Setelah itu kita buka browser dengan mengetikkan:
localhost/moodle
- Maka tampilannya akan seperti ini:
- Klik next saja dan akan muncul tampilan seperti dibawah ini:
- Disini kita buat file moodledata pada direktori "/var/www/" perintahnya seperti ini:
#mkdir /var/www/moodledata
- Klik next dan akan muncul tampilan untuk memilih database driver. Disini kita pilih "Improved MySQL.
- Pada tampilan selanjutnya kita pilih saja continue untuk melanjutkan penginstallan.
- Kemudian akan muncul status penginstallan, jika sudah ok semua klik saja next.
- Selanjutnya muncul tampilan mengistall paket-paket disini tunggu saja hingga selesai.
- Jika sudah selesai akan muncul tampilan untuk mengisi data, disini kita isi data tersebut dengan lengkap kemudian next.
- Selesailah penginstallan moodle, dan ini tampilan awal dari moodle.


G. Hasil dan Kesimpulan
     Hasilnya adalah pada saat penginstalan kedua saya mengalami kegagalan gan entah karena apa, tapi bagi kalian yang tidak mengalami kegagalan selamat moodle telah terinstall pada laptop/PC kita dilocalhost.
    Kesimpulannya adalah harus banyak membaca lagi dan berusaha untuk tidak menyerah jika mengalami kegaglan pada saat melaksanakan kegiatan dan kita sudah dapat mengkonfigurasi moodle sesuai dengan apa yang ingin kita buat pada moodle.
    Demikianlah gan sedikit penjelasan tentang install moodle pada localhost dilinux mint kita, maaf jika ada salah kata Selamat mencoba semoga bermanfaat .
Tuhan memberkati..
H. Referensi
-eckosaputra22.blogspot.co.id

Langkah Install Moodle Pada LocalHost Linux Mint

Posted by : Krisnajrsimatupang 0 Comments
   Hay gays, potingan yang saya posting hari ini tentang Konfigurasi Web Server pada Debian 8. Lebih jelasnya Kita simak penjelasan dibawah ini dengan seksama:


Pengertian
    Server web atau peladen web dapat merujuk baik pada perangkat keras ataupun
perangkat lunak yang menyediakan layanan akses kepada pengguna melalui protokol
komunikasi HTTP atau HTTPS atas berkas-berkas yang terdapat pada suatu situs web
dalam layanan ke pengguna dengan menggunakan aplikasi tertentu seperti peramban web.
    Penggunaan paling umum server web adalah untuk menempatkan situs web, namun pada
prakteknya penggunaannya diperluas sebagai tempat peyimpanan data ataupun untuk
menjalankan sejumlah aplikasi kelas bisnis.  
    Fungsi utama sebuah server web adalah untuk mentransfer berkas atas permintaan
pengguna melalui protokol komunikasi yang telah ditentukan. Disebabkan sebuah halaman
web dapat terdiri atas berkas teks, gambar, video, dan lainnya pemanfaatan server web
berfungsi pula untuk mentransfer seluruh aspek pemberkasan dalam sebuah halaman web
yang terkait; termasuk di dalamnya teks, gambar, video, atau lainnya.
   Pengguna, biasanya melalui aplikasi pengguna seperti peramban web, meminta layanan
atas berkas ataupun halaman web yang terdapat pada sebuah server web, kemudian
server sebagai manajer layanan tersebut akan merespon balik dengan mengirimkan
halaman dan berkas-berkas pendukung yang dibutuhkan, atau menolak permintaan
tersebut jika halaman yang diminta tidak tersedia.
    Saat ini umumnya server web telah dilengkapi pula dengan mesin penerjemah bahasa skrip
yang memungkinkan server web menyediakan layanan situs web dinamis dengan
memanfaatkan pustaka tambahan seperti PHP, ASP.

Latar Belakang
  Latar bekangnya yaitu sebuah Debian Server yang kita buat akan mempunyai Webnya sendiri.

Maksut dan Tujuan
   Maksut dan tujuan tersebut yaitu sehingga kita Mengkonfigurasi Web Server pada Debian 8.

Alat dan Bahan
- SO Debian8
- Server/CPU
- Laptop/PC
- SSH server 
Jangka Waktu Pelaksanaan
  Waktu yang saya perlukan untuk mengkonfigurasi web server saat itu adalah 4 jam, dari jam 08.00-12.00.
Langkah Konfigurasi
- Pertama masuk terlebih dahulu ke debian server sebagai super user (root).
- Kemudian kita install aplikasi web server yaitu "apache2" dengan perintah:
  #apt-get install apache2 (tekan enter)
- Tunggu hingga prosesnya selesai, jika sudah selesai kita coba apakah aplikasi webnya sudah berjalan apa belum dengan cara buka browser dan ketikkan alamat ip server kita. jika berhasil maka tempilannya akan seperti ini:
 

- Selanjutnya kita install aplikasi web server yang kedua yaitu "php5" dengan perintah:
    #apt-get install php5 (tekan enter)
- Tunggu hingga prosesnya selesai. Jika sudah selesai selanjutnya kita masuk ke direktori "/var/www/html/", dengan perintah:
   #cd /var/www/html/  (tekan enter)
- Maka akan masuk ke direktori /var/www/html/, disini kita akan buat file test.php dengan perintah:
     #nano test.php (tekan enter)
- Kemudian tambahkan script seperti ini pada file tersebut:
<?php
phpinfo ();
?>

- Jika sudah untuk menyimpannya kita harus menekan tombol "CTRL+X" Kemudian "Y" dan "enter".
- Selanjutnya kita harus mengeceknya di browser kita dengan mengetikkan alamat IP/test.php contoh (192.168.20.2/test.php) kemudian enter. jika berhasil maka tampilannya seperti ini:
 


Hasil dan Kesimpulan
   Adapun hasilnya adalah saya tadi gagal pada saat tes aplikasi web servernya dibrowser pada langkah setelah install apache2, dan saya telah selesai sampai install php5 dan membuat filenya.
   Kesimpulannya adalah pada saat install web server kita harus teliti dan jangan lupa membaca referensi-referensi entah itu dari buku, ebook, internet ataupun hal lain yang dapat membantu kita dalam penyelesaian konfigurasi.
Demikianlah sedikit penjelasan tentang konfigurasi web server dari saya apabila ada banyak kurangnya saya mohon maaf, Selamat mencoba semoga berhasil. Tuhan memberkati...
Referensi:
- Ebook konfigurasi Debian server
- Ebook Dhedy
- Eckosaputra22.blogspot.co.id

Konfigurasi Web Server Pada Debian 8 Server

Posted by : Krisnajrsimatupang 0 Comments
    Hai gan dikesempatan kali ini saya akan posting tentang konfigurasi DNS Server Pada Debian 8. Agar lebih jelasnya kita simak bersama-sama penjelasan berikut ini:



Pengertian DNS
   DNS (Domain Name System) adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host ataupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer, misalkan: Internet. DNS menyediakan alamat IP untuk setiap nama host dan mendata setiap server transmisi surat (mail exchange server) yang menerima surel (email) untuk setiap domain. Menurut browser Google Chrome, DNS adalah layanan jaringan yang menerjemahkan nama situs web menjadi alamat internet.
   DNS menyediakan pelayanan yang cukup penting untuk Internet, ketika perangkat keras komputer dan jaringan bekerja dengan alamat IP untuk mengerjakan tugas seperti pengalamatan dan penjaluran (routing), manusia pada umumnya lebih memilih untuk menggunakan nama host dan nama domain, contohnya adalah penunjukan sumber universal (URL) dan alamat surel. Analogi yang umum digunakan untuk menjelaskan fungsinya adalah DNS bisa dianggap seperti buku telepon internet di mana saat pengguna mengetikkan www.indosat.net.id di peramban web maka pengguna akan diarahkan ke alamat IP 124.81.92.144 (IPv4) dan 2001:e00:d:10:3:140::83 (IPv6).
 
Latar Belakang  
   Ingin membuat server memiliki alamat domainnya sendiri.

Maksud Dan Tujuan
   Adapun maksud dan tujuannya adalah konfigurasi Domain Name System pada server Debian8.

Alat dan Bahan
- CPU
- SO Debian 8
- Laptop/PC

- Proxmox

Langkah Konfigurasi
- Langkah pertama kita masuk ke servernya kita terlebih dahulu.
- Kemudian ketikkan perintah install paket DNS yaitu bind9, caranya seperti ini:
  
     #apt-get install bind9

- Tunggu hingga proses penginstalan selesai, kemudian untuk masuk ke dalam direktori/folder bind9 ketikkan perintah:
  
     #cd /etc/bind/

- Setelah itu kita melakukan konfigurasi dengan menuliskan perintah seperti ini:
 
     #nano named.conf.local

- kemudian tambahkan script (Zone "Kelompok3.net) ini pada baris paling bawah seperti gambar di bawah ini:


- Jika sudah selesai, untuk menyimpannya tekan tombol "CTRL+X" kemudian "Y" lalu enter.
- Selanjutnya kita ubah file db.local dan db.127 dengan file yang barusan kita buat tadi  yaitu db.kelompok3 dan db.192 caranya seperti ini:
     
     #cp db.local db.kelompok3
     #cp db.127 db.192


- Jika sudah kita masuk ke dalam file db.kelompok3 dengan perintah "#nano db.kelompok3" untuk diedit isi filenya menjadi seperti dibawah ini:

Jika sudah selesai simpan filenya dengan menekan tombol "CTRL+X" kemudian "Y" lalu enter.

- Selanjutnya kita masuk kedalam file db.192 dengan perintah "#nano db.192" untuk mengedit isi filenya menjadi seperti ini:

- Jika sudah selesai simpan isi filenya dengan menekan tombol "CTRL+X" kemudian "Y" lalu enter.
- Langkah selanjutnya kita daftarkan domain tersebut kedalam file "resolv.conf" dengan perintah "#nano /etc/ resolv.conf" kemudian daftarkan domainnya seperti ini:

- Jika sudah selesai simpan isi filenya dengan menekan tombol "CTRL+X" kemudian "Y" lalu enter.
-Kemudian langkah terakhir adalah merestart bind9 agar hasil konfigurasinya dapat tersimpan. Perintah untuk merestart ada 2 yaitu:

    #service bind9 restart
 atau
    #/etc/init.d/bind9 restart

Hasil dan Kesimpulan
   Hasilnya server telah dikonfigurasi DNS (Domain Name System) Server dan dapat digunakan dengan semestinya.

Penutup 
   Demikianlah sedikit penjelasan tentang konfigurasi DNS Server Pada Debian Server, mohon maaf jika ada kesalahnya atau kekurangan karena saya juga dalam masa belajar. Selamat mencoba semoga berhasil. 

Langkah Konfigurasi DNS Pada Server

Posted by : Krisnajrsimatupang 0 Comments

Random Posts

- Copyright © Krisna Jr Simatupang Saja Lahh - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -